"Untuk sementara, pengguna minyak kelapa sawit adalah PLN Cabang Singkawang dan mampu menghemat sekitar Rp3 juta setiap hari dari penggunaan minyak kelapa sawit tersebut," kata Humas PLN Wilayah Kalbar Kateni di Pontianak, Minggu.
Saat ini, 3.000 liter bahan bakar digunakan untuk dua unit mesin pembangkit PLN Cabang Singkawang dengan masa operasi enam jam setiap hari.
"Porsi penggunaan nanti akan ditingkatkan menjadi 80% berbanding 20% untuk minyak kelapa sawit. Kalau sekarang, masih di bawah itu."
Harga bahan bakar minyak jenis HSD yang dibeli PLN berkisar Rp6.000 per liter, sedangkan minyak kelapa sawit berkisar Rp5.000 per liter.
Selisih harga tersebut meski masih kecil, cukup menghemat biaya operasional PLN Singkawang untuk pembelian bahan bakar.
Setiap tahunnya, alokasi dana pembelian bahan bakar untuk seluruh pembangkit di PLN Wilayah Kalbar mencapai Rp1,2 triliun. (Antara)
Tanggal Tayang : 7-12-2006
Sumber : Bisnis Indonesia