Bagi yang ingin
bertanya apapun
tentang Bioenergi
silahkan klik
live chat kami,
customer support
kami akan
membantu anda


Live chat by Boldchat
Live chat by Boldchat
 
   
 

Counter Stats
   
   
   
   
   
   
 
PROGRAM BIOKEROSENE SEBAGAI
PENGGANTI MINYAK TANAH
UNTUK MENUJU “DESA MANDIRI ENERGI”
 

 


1.   MESIN PROSES:

1 unit x Rp 4.000.000/unit                                 Rp. 5.000.000

KAPASITAS: 8 kg biji/jam x 12 jam/hari
= +/- 100 kg per hari

PROD. MINYAK: 20% x 100 kg biji
= +/- 20 kg per hari (25 liter minyak CJO)
 



1.   KOMPOR MINYAK JARAK:

25bh x Rp200.000/bh                                       Rp. 5.000.000

Produksi 25 liter minyak CJO dapat didistribusikan
Kepada 25 Rumah Tangga (1 RT) per hari dan untuk
Itu diperlukan 25 buah kompor khusus utk minyak
CJO seharga Rp 150.000 /bh
 

3. LAMPU MINYAK JARAK :

5 bh / rumah x Rp 10.000/ buah x 25 rumah        Rp 1.250.000

 

  KEBUN JARAK:

15x Rp 1.500.000                                                                                                Rp. 22.500.000
Untuk memenuhi kebutuhan 100 kg biji jarak per hari
Maka dibutuhkan luas lahan tanaman:
- Produksi 1 ha = 5.000 kg/thn = 415 kg/bln = 15kg/hari
- Utk 100 kg dibutuhkan luas lahan +/- 10 hektar

Biaya Bibit

3b   - 1 hektar dibutuhkan +/- 2500 pohon jarak
       - Jumlah biji yg dibutuhkan utk penanaman per ha = 2 kg
       = 2 kg x Rp 50.000 = Rp 100.000 / hektar

3c    Biaya Penanaman + Penyuluhan + Monitoring s/d panen thn I
     - Bibit yg dibagikan kepada masyarakat diasumsikan akan
       ditanam acak di lokasi-lokasi sekitar pemukiman penduduk
       dimana tanah yg tidak produktif, perkiraan biaya:
       = Rp 1.400.000 / hektar

TOTAL BIAYA POINT 3.b + 3.c = Rp. 1.500.000

 

TOTAL POINT 1+2+3 Rp. 33.750.000

Perkiraan kebutuhan energi minyak tanah per tahun
pada 1 RT dengan jumlah rumah tangga 25 per RT
= 25 rumah x 1 liter/hari x 365 hari
= 9.125 liter minyak tanah per tahun

Subsidi minyak tanah per tahun yg dikeluarkan pemerintah
Untuk 1 RT pada point 4 diatas:
= Rp 4.000/liter x 9.125 liter
= Rp 36.500.000 per tahun

Jika umur produktif pohon jarak = 30 tahun ..... MAKA
Dibutuhkan SUBSIDI sebesar (asumsi minyak mentah USD70/barel)
= 30 tahun x Rp 36.500.00/tahun
= Rp. 1.095.000.000

Dengan total Investasi Rp 33.750.000 (Tiga puluh tiga tujuh ratus lima puluh ribu rupiah ), desa mandiri energi sudah dapat di implementasikan . Diharapkan hasil daripada proyek ini akan dapat menolong masyarakat agar tidak tergantung lagi kepada minyak tanah yang dari segi distribusi dan harganya sangat fluktuatif. Selain daripada itu program ini akan membantu meringankan beban pemerintah dalam mengurangi subsidi minyak tanah sebesar Rp 4.000 / liter atau sebesar +/- Rp 40 Triliyun / tahun ( konsumsi minyak tanah tahun 2005 = 11 juta kL )

Dalam pelaksanaan program ini ada beberapa hal yang dapat di rangkumkan sebagai berikut :

1. Bibit yang dibutuhkan untuk penanaman Jarak Pagar pada lahan – lahan marginal di sekitar wilayah desa mandiri energi yang dimaksud akan di bagikan secara gratis.

2. Teknis budidaya mulai dari pembibitan , penanaman s/ d panen akan diberikan kepada masyarakat berupa transfer teknologi / pengetahuan , sehingga untuk pengembangan / ekspansi masyarakat sudah mempunyai keahlian untuk melaksanakannya sendiri.

3. Peralatan-peralatan yang dibutuhkan berupa 1 unit mesin prees yang diberikan kepada koordinator setempat pada desa mandiri energi maupun satu kompor dan 5 buah lampu minyak jarak akan dibagikan secara gratis untuk 25 rumah tangga ( 1 RT )

4. Secara garis besar pelanksaan program ini akan meringankan beban subsidi pemerintah sebesar kurang lebih Rp 40 juta / tahun untuk 1 RT ( 25 rumah tangga ). Dengan investasi yang sama maka pada tahun kedua sampai dengan umur produktif pohon jarak ( 50 tahun ) , beban subsidi pemerintah akan dapat dihapuskan dan bisa dialokasikan untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan rakyat pada bidang-bidang yang lain ( infrastruktur , pendidikan, kesehatan, dll )

 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia