KEBUN JARAK:
15x Rp 1.500.000 Rp. 22.500.000
Untuk memenuhi kebutuhan 100 kg biji jarak per hari
Maka dibutuhkan luas lahan tanaman:
- Produksi 1 ha = 5.000 kg/thn = 415 kg/bln = 15kg/hari
- Utk 100 kg dibutuhkan luas lahan +/- 10 hektar
Biaya Bibit
3b - 1 hektar dibutuhkan +/- 2500 pohon jarak
- Jumlah biji yg dibutuhkan utk penanaman per ha = 2 kg
= 2 kg x Rp 50.000 = Rp 100.000 / hektar
3c Biaya Penanaman + Penyuluhan + Monitoring s/d panen thn I
- Bibit yg dibagikan kepada masyarakat diasumsikan akan
ditanam acak di lokasi-lokasi sekitar pemukiman penduduk
dimana tanah yg tidak produktif, perkiraan biaya:
= Rp 1.400.000 / hektar
TOTAL BIAYA POINT
3.b + 3.c = Rp. 1.500.000
TOTAL POINT 1+2+3 Rp. 33.750.000
Perkiraan kebutuhan energi minyak tanah per tahun
pada 1 RT dengan jumlah rumah tangga 25 per RT
= 25 rumah x 1 liter/hari x 365 hari
= 9.125 liter minyak tanah per tahun
Subsidi minyak tanah per tahun yg dikeluarkan pemerintah
Untuk 1 RT pada point 4 diatas:
= Rp 4.000/liter x 9.125 liter
= Rp 36.500.000 per tahun
Jika umur produktif pohon jarak = 30 tahun ..... MAKA
Dibutuhkan SUBSIDI sebesar (asumsi minyak mentah USD70/barel)
= 30 tahun x Rp 36.500.00/tahun
= Rp. 1.095.000.000
Dengan total Investasi Rp 33.750.000 (Tiga puluh tiga tujuh ratus lima puluh ribu rupiah ), desa mandiri energi sudah dapat di implementasikan . Diharapkan hasil daripada proyek ini akan dapat menolong masyarakat agar tidak tergantung lagi kepada minyak tanah yang dari segi distribusi dan harganya sangat fluktuatif. Selain daripada itu program ini akan membantu meringankan beban pemerintah dalam mengurangi subsidi minyak tanah sebesar Rp 4.000 / liter atau sebesar +/- Rp 40 Triliyun / tahun ( konsumsi minyak tanah tahun 2005 = 11 juta kL )
Dalam pelaksanaan program ini ada beberapa hal yang dapat di rangkumkan sebagai berikut :
1.
Bibit yang dibutuhkan untuk penanaman Jarak Pagar pada lahan – lahan marginal di sekitar wilayah desa mandiri energi yang dimaksud akan di bagikan secara gratis.
2. Teknis budidaya mulai dari pembibitan , penanaman s/ d panen akan diberikan kepada masyarakat berupa transfer teknologi / pengetahuan , sehingga untuk pengembangan / ekspansi masyarakat sudah mempunyai keahlian untuk melaksanakannya sendiri.
3. Peralatan-peralatan yang dibutuhkan berupa 1 unit mesin prees yang diberikan kepada koordinator setempat pada desa mandiri energi maupun satu kompor dan 5 buah lampu minyak jarak akan dibagikan secara gratis untuk 25 rumah tangga ( 1 RT )
4. Secara garis besar pelanksaan program ini akan meringankan beban subsidi pemerintah sebesar kurang lebih Rp 40 juta / tahun untuk 1 RT ( 25 rumah tangga ). Dengan investasi yang sama maka pada tahun kedua sampai dengan umur produktif pohon jarak ( 50 tahun ) , beban subsidi pemerintah akan dapat dihapuskan dan bisa dialokasikan untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan rakyat pada bidang-bidang yang lain ( infrastruktur , pendidikan, kesehatan, dll )
|